Sejarah Desa
Desa Bengkel memiliki latar sejarah yang khas dan mencerminkan dinamika ekonomi serta sosial masyarakat setempat. Berdasarkan buku yang ditulis oleh Ir. H. Soekirman berjudul “Serdang Bedagai Kampung Kami”, nama Desa Bengkel berasal dari kawasan Pasar Bengkel, yaitu daerah yang terletak di sepanjang Jalan Lintas Sumatera. Kawasan ini dahulu dikenal sebagai pusat kegiatan perbengkelan, seperti bengkel sepeda, bengkel besi (pandai besi), bengkel kayu (pertukangan perabot rumah tangga), dan berbagai jenis usaha lainnya.
Pada masa lalu, Pasar Bengkel juga menjadi tempat persinggahan bagi masyarakat dari desa-desa sekitar yang ingin bepergian atau pulang dari perjalanan. Aktivitas ini menjadikan wilayah tersebut tumbuh sebagai pusat kegiatan masyarakat yang cukup ramai.
Dalam perjalanannya, kawasan ini pernah dikenal sebagai Kampung Bengkel, lalu berubah nama menjadi Desa Pasar Bengkel. Kemudian, seiring berlakunya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1979 tentang Pemerintahan Desa, nama Desa Pasar Bengkel disederhanakan menjadi Desa Bengkel oleh Kepala Desa saat itu, SB. Zakaria.
Memasuki era 2000-an, usaha bengkel perlahan mulai berkurang. Namun, Desa Bengkel bangkit dengan munculnya UMKM dodol sebagai ikon lokal yang menarik minat para pelintas jalan. Produk dodol khas desa ini pernah menjadi komoditas unggulan dan oleh-oleh favorit.
Sayangnya, sejak dibukanya jalan tol yang mengalihkan arus utama kendaraan serta datangnya pandemi Covid-19, aktivitas UMKM dodol mengalami penurunan drastis. Banyak pelaku usaha yang berhenti produksi. Meskipun demikian, masyarakat Desa Bengkel tetap berkomitmen untuk menggali potensi desa dan mengembangkan ekonomi lokal di masa yang akan datang.
Visi dan Misi
Visi :
Mewujudkan Serdang Bedagai Mantab "Maju, Tangguh dan Berkelanjutan".
Misi :
SEKOLAH MANTAB (Sekolah Mandiri, Asri dan Berkualitas). Program pembangunan daerah ini mendorong agar sekolah formal maupun non formal mandiri, terampil dan kreatif dalam pengelolaan manajemen pendidikan dan lingkungan sekolah yang asri menyenangkan dalam rangka mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berkarakter.
Masyarakat sehat dan Religius. Program ini merupakan tindak lanjut dari program nasional, yaitu Indonesia Sehat. Melalui program ini diharapkan akan ada semangat baru pada masyarakat Kabupaten Serdang Bedagai dalam mewujudkan masyarakat yang sehat Jasmani dan Rohani (Religius).
Pertanian mandiri dan berkelanjutan. Sektor Pertanian merupakan salah satu sektor prioritas di Kabupaten Serdang Bedagai. Kedepannya pertanian di kabupaten Serdang Bedagai lebih diarahkkan kepada pertanian organik dan pengembangan komoditi hortikultura dengan lebih banyak melibatkan kaum muda tani.
Infrastruktur Terintegrasi. Program ini akan mendukung seluruh sektor prioritas di Kabupaten Serdang Bedagai dengan jaminan konektivitas yang kuat. Infrastruktur yang dibagun akan melibatkan seluruh komponen masyarakat sehingga muncul rasa kepemilikan yang kuat terhadap infrastruktur yang dibangun.
Ekonomi Berdaya Saing. Program ini bertumpu pada sektor UMKM yang diharapkan sebagai pndasi kekuatan ekonomi Kabupaten Serdang Bedagai. Pendekatan Industri 4.0 akan menjadi strategi dalam pelaksanaan program ini.Wisata Maju Terus. Program ini akan menggerakkan sektor pariwisata Kabupaten Serdang Bedagai menjadi salh satu primadona wisata di Sumatera Utara. Program ini juga mengisyaratkan akan adanya inovasi terus-menerus dalam pengelolaan wisata di Kabupaten Serdang Bedagai.
Birokrasi Dambaan. Program ini akan mewujudkan Birokrasi yang benar-benar didambakan oleh masyarakat, yaitu birokrasi yang melayani dengan sikap, Perhatian dan Perlakuan yang prima.
Kondisi Geografis
Desa Bengkel merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara. Secara administratif, desa ini memiliki luas wilayah sekitar 145 hektare, dengan kondisi topografi berupa dataran rendah yang berada pada ketinggian 0–10 meter di atas permukaan laut. Iklim di wilayah ini tergolong tropis dengan curah hujan tahunan sekitar 25 mm dan suhu udara rata-rata berkisar antara 32 hingga 33°C.
Letak geografis Desa Bengkel cukup strategis karena berada di jalur penghubung antarwilayah dan memiliki akses transportasi yang baik. Desa ini berbatasan langsung dengan beberapa wilayah sekitar, yaitu Desa Suka Beras di sebelah utara, Desa Karang Anyar dan Desa Sei Sijenggi di sebelah selatan, Desa Deli Muda Hilir di sebelah timur, serta Desa Pematang Sijonam dan Kelurahan Tualang di sebelah barat. Dari pusat pemerintahan, jarak Desa Bengkel ke ibu kota Kecamatan Perbaungan sekitar 5 km, ke ibu kota Kabupaten Serdang Bedagai sekitar 12 km, dan ke ibu kota Provinsi Sumatera Utara (Kota Medan) sekitar 47 km.
Dengan letaknya yang cukup dekat dari pusat kota dan kondisi geografis yang mendukung, Desa Bengkel memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan, baik dari segi pemukiman, pertanian, perikanan, maupun sektor UMKM yang menjadi bagian penting dari perekonomian lokal.
Peta Potensi UMKM
Dokumentasi Kegiatan
Foto bersama Mahasiswa KKN UNIMED 2025 dan anak-anak Desa Bengkel setelah Pelaksanaan Proker Nonton Bareng Film Edukasi
Pelaksanaan Program Kerja Nonton Bareng Film Edukasi bersama anak-anak Desa Bengkel oleh Mahasiswa KKN UNIMED 2025
Pelaksanaan Program Kerja Nonton Bareng Film Edukasi bersama anak-anak Desa Bengkel oleh Mahasiswa KKN UNIMED 2025
Pelaksanaan Program Kerja Study Outdoor Pembuatan Dodol bersama siswa SDN 101942 Desa Bengkel di salah satu produsen dodol yang ada di Desa Bengkel yang dilaksanakan oleh Mahasiswa KKN Unimed 2025
Foto bersama Nenek Irup, pemilik usaha Dodol Raudah bersama Mahasiswa KKN Unimed 2025 dan Siswa SDN 101942 setelah pelaksanaan Program Kerja Study Outdoor Pembuatan Dodol
Pelaksanaan Program Kerja Pelatihan Pembukuan Keuangan oleh Mahasiswa KKN Universitas Negeri Medan 2025 bersama salah satu UMKM yang ada di Desa Bengkel
Pelaksanaan Program Kerja Pelatihan Pembukuan Keuangan oleh Mahasiswa KKN Universitas Negeri Medan 2025 bersama salah satu UMKM yang ada di Desa Bengkel
Foto Bersama Mahasiswa KKN UNIMED 2025 bersama Kepala Desa dan Kepala Dusun
Foto Bersama Mahasiswa KKN UNIMED 2025 bersama Kepala Desa dan Kepala Dusun
Arahan dan Bimbingan dari Kepala Desa dan Kepala Dusun Desa Bengkel kepada Mahasiswa KKN UNIMED 2025
Kegiatan apel pagi bersama Kepala Desa Bengkel dan Staff serta Mahasiswa KKN UNIMED 2025
Foto bersama Mahasiswa KKN UNIMED 2025 dengan penyelenggara posyandu pada 24 Juli 2025
Kegiatan Posyandu yang dilaksanakan di Aula Desa Bengkel pada 24 Juli 2025
Foto bersama Mahasiswa KKN UNIMED 2025 dengan ibu-ibu PKK Desa Bengkel
Kegiatan Rapat PKK Desa Bengkel pada 22 Juli 2025
Senam yang dilaksanakan setiap hari Jumat di SDN 101942
Kegiatan Mengaji Bareng oleh Mahasiswa KKN Universitas Negeri Medan 2025 bersama para anak-anak di Masjid Taqwa
Pelaksanaan Kegiatan Kebersihan di SDN 101942
Pak Rudy selaku Kepala Dusun 3 Desa Bengkel ikut serta berpartisipasi dalam pelaksanaan Gotong Royong
Kegiatan Gotong Royong Pembersihan Parit dan Rumput Pinggir Jalan yang Dilaksanakan Warga dan Mahasiswa KKN Unimed 2025
Kegiatan Gotong Royong Pembersihan Parit dan Rumput Pinggir Jalan yang Dilaksanakan Warga dan Mahasiswa KKN Unimed 2025
Kegiatan Gotong Royong Pembersihan Parit dan Rumput Pinggir Jalan yang Dilaksanakan Warga dan Mahasiswa KKN Unimed 2025
Kunjungan Mahasiswa KKN Universitas Negeri Medan 2025 ke salah satu produsen dodol yang ada di Desa Bengkel
Kunjungan Mahasiswa KKN Unimed 2025 ke salah satu UMKM Dodol di Desa Bengkel
Desa